Confession Part 2
Perpisahan memang berat
dan tetap membuat hati sedih dan kecewa
walo pun bagi yang membuat keputusan final itu..
bodohnya..
ketika emosi sudah bermain, pikiran kita seakan mengalah
padahal ikatan ini menyangkut ke semua orang
ke keluarga
ke teman
ke lingkungan
ke Tuhan
yang ku yakin banyak sekali yang menyangkan atau malah tertawa dibelakang
Kalau kau bertanya, Apa yang membuat kami berpisah?
aku pun bingung…
setau ku si "keadaan"
tapi apakah benar "keadaan" biang keroknya?
ternyata banyak hal lainnya yang membuat hubungan ini tidak berhasil
dan untuk itu hanya aku, dirinya, Allah dan 2 malaikat penjaga kami masing2 yang tau
Kalau ditanya, Kenapa kami tak kembali bersama?
Banyak hal yang telah terjadi disaat masa pencarian diri lalu. Mungkin
kestatisan, traumatis tak bisa ditolerir lagi. Jika kau bertanya, Apakah tak mungkin kami kembali? Dia
selalu memintaku tetapi jika memang berjodoh tanpa dia memaksa pun kami
pasti kembali karena restu keluarga pun sudah ditangan.
Kalau kau bertanya, Apakah diriku masih mencintainya?
kan ku jawab,
"Dia pernah menjadi bagian hidupku selama hampir 1 dasawarsa ini,
apakah kau pikir aku kan secepat
kilat melupakannya? Aku masih sayang padanya dan kan tetap mencintai
kenangan bersamanya tetapi cinta tidak harus memiliki bukan?
Jadi biarkanlah seperti ini………"
Misty watercolor memories of the way we were.
Scattered pictures of the smiles we left behind
smiles we give to one another
for the way we were.
Can it be that it was all so simple then
or has time rewritten every line?
If we had the chance to do it all again
tell me would we? Could we?
Memories, may be beautiful and yet
what’s too painful to remember
we simply choose to forget
So it’s the laughter we will remember
whenever we remember
the way we were
(Barbara Streisand)
Confession Part 1
pernah ku bayangkan sebelumnya, aku berpisah dengan orang
yang telah menemani hidupku selama hampir 1 dasawarsa. Memutuskan untuk
tidak hidup bersamanya lagi, padahal banyak mimpi yang ingin kami
wujudkan bersama
Banyak canda..tangis.. senang..susah..duka yang telah ku alami bersamanya
Tumbuh dewasa bersamanya
Apakah aku sedih dan menyesal??
"Manusia selalu merasa kehilangan jika sudah berpisah"
Aku sedih tetapi berusaha tidak menyesal, apakah ini karena harga diri?
Bukan..
tapi ini resiko yang telah ku pilih dan sedang ku jalani
aku hanya merasa bersalah karena pergi disaat dirinya pun sedang membutuhkanku
Apakah dengan seribu alasan aku lelah dan ingin mengejar mimpiku yang lain,
bisa menjadi pembelaan?
TIDAK!!! aku sadar itu..
Walau aku tetap mendukungnya, memberikan bahuku untuknya tapi tetap tak
bisa memperbaiki semuanya karena aku tak bersamanya, tak mendampinginya
Sekarang setelah setengah tahun berlalu,
aku senang mendengar kabar baik darinya
Aku senang ternyata cobaan yang banyak menimpa dirinya telah membuatnya tambah dewasa dalam memandang hidup
dia berhasil menunjukkan pada dirinya, kel
…..pada diriku??
tak perlu karena dari awal, aku tau dia akan berhasil

Should I be feeling guilty or let the judges frown?
Cause I saw the end before we’d begun,
Yes I saw you were blinded and I knew I had won.
So I took whats mine by eternal right.
Took your soul out into the night.
It may be over but it wont stop there,
I am here for you if you’d only care.
You touched my heart you touched my soul.
You changed my life and all my goals.
And love is blind and that I knew when,
My heart was blinded by you.
I’ve kissed your lips and held your head.
Shared your dreams and shared your bed.
I know you well, I know your smell.
I’ve been addicted to you
Remember us and all we used to be
I’ve seen you cry, I’ve seen you smile.
I’ve watched you sleeping for a while.
I’d be the father of your child
I’d spend a lifetime with you.
I know your fears and you know mine.
We’ve had our doubts but now were fine,
And I love you, I swear thats true
Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me
[song by James Blunt]